DATAKELUARAN — PAKET CPANEL + DATABASE TERPISAH Tanggal ekspor: 5 Oktober 2026 FILE 1. data-keluaran-cpanel.zip: website PHP, aset frontend siap pakai, source frontend untuk pengembangan, panduan. 2. database.sql: tabel dan data asli yang diekspor dari website, termasuk arsip 7 pasaran, Sydney/Hongkong 6D, dan pengaturan yang sudah tersimpan. Tidak berisi akun admin. PERSYARATAN cPanel dengan Apache/LiteSpeed + mod_rewrite, PHP 8.1 atau lebih baru, MySQL 5.7+/MariaDB 10.4+, ekstensi pdo_mysql, curl, mbstring, dan HTTPS. Tidak memerlukan Node.js untuk menjalankan website. Source frontend disertakan terpisah; perubahan frontend perlu dibangun ulang. INSTALASI 1. Buat database BARU dan pengguna MySQL di cPanel. Tambahkan pengguna ke database dengan ALL PRIVILEGES. 2. Buka phpMyAdmin, pilih database baru tersebut, lalu Import database.sql. Gunakan database kosong. Impor ulang ke database terisi akan ditolak agar data tidak tertimpa. 3. Ekstrak ZIP. Upload ISI folder public_html ke document root domain/subdomain (biasanya /home/USERNAME/public_html). Jangan upload folder frontend atau tests ke document root. Pastikan .htaccess ikut terunggah; aktifkan Show Hidden Files di File Manager. 4. Edit config.php: db_host, db_port, db_name, db_user, db_password. Nama database dan pengguna biasanya memiliki awalan username cPanel. 5. Aktifkan sertifikat SSL. Buka https://DOMAIN/setup.php. Masukkan install_key dari config.php, username baru, dan password minimal 12 karakter. 6. Setelah admin dibuat, hapus setup.php. Setup otomatis menolak pembuatan admin kedua. 7. Masuk melalui https://DOMAIN/login.php. Website default hanya bisa dibuka setelah login, untuk mempertahankan sifat privat. Jika ingin publik, ubah private_site menjadi false. Halaman admin dan semua perubahan tetap memerlukan login. 8. Buka Panel admin > Sumber data. Uji URL, lalu Sinkronkan data. Bila struktur situs sumber berubah, parser PHP perlu disesuaikan; mengganti URL saja hanya berlaku bagi halaman sumber dengan struktur yang sesuai. PEMBARUAN OTOMATIS Di cPanel > Cron Jobs, contoh setiap jam: 0 * * * * /usr/local/bin/php /home/USERNAME/public_html/cron.php Sesuaikan path PHP sesuai MultiPHP Manager; hosting mungkin memakai /opt/cpanel/ea-php82/root/usr/bin/php atau path lainnya. Cron berjalan dari CLI, tanpa token yang dapat diakses publik. Hindari memanggil cron.php melalui URL. Hasil laporan terakhir tersimpan pada settings.lastSyncReport. Saat halaman terbuka, data dibaca setiap 5 menit; sesi admin juga menyinkronkan sumber. Jika website diubah publik, pengunjung hanya membaca data; sinkronisasi otomatis menggunakan cron. Kegagalan jaringan sementara dicoba ulang sekali. Sumber beralih URL, login, CAPTCHA, 403, atau format berubah dilaporkan, tanpa melewati kontrol akses sumber. MENU & FITUR - 7 pasaran dan URL Sydney 6D/Hongkong 6D, semua dengan akhiran /. - Mode kotak mingguan; Singapore: Senin, Rabu, Kamis, Sabtu, Minggu. - Mode tanggal/hari/result dengan bola, 100 hasil per halaman dan Prev/Next. - Hasil terbaru menampilkan 4 digit terakhir, carousel 5 detik, warna bola mengikuti desain. - Panel admin: ringkasan, cari data, tambah hasil terverifikasi, sumber URL, banner, SEO. - Banner: 5 header dan 3 footer vertikal, URL gambar + alt + tautan, termasuk GIF animasi. - SEO per URL: title, meta description, H1/deskripsi, H2/H3/H4 beserta paragraf. - Digit nol di depan tetap string; hasil konflik tidak ditimpa. - Histori tanpa tanggal tidak diberi tanggal buatan. Mode tanggal hanya memakai hasil dengan tanggal asli. Kotak mingguan diisi otomatis hanya setelah posisi terverifikasi. PENGEMBANGAN FRONTEND Folder frontend berisi React/TypeScript dari website dan adaptasi browser cPanel. Jalankan npm install lalu npm run build di folder frontend (Node 22+). Upload ulang public_html/assets setelah build. Runtime cPanel tetap PHP/MySQL. CATATAN Paket ini belum dipasang pada server cPanel Anda. Koneksi database, cron, dan akses sumber perlu diperiksa setelah instalasi pada hosting. Website Sites yang sekarang tidak diubah. Jika muncul HTTP 500, periksa error_log hosting. Bila directive Options tidak diizinkan, hapus baris Options -Indexes di .htaccess dan matikan Directory Indexes dari cPanel. Jangan bagikan config.php yang sudah berisi password. Buat backup sebelum mengganti berkas.